Senin, 05 Maret 2018

Nasi Goreng Sosis



Episode kali ini saya mau membahas tentang nasi goreng sosis. Saya senang sekali dengan nasi goreng, begitu juga dengan anak saya yang paling kecil. Jadi kali ini saya akan membagikan resep nasi goreng sosis sederhana ini. Saat ini saya menggunakan sosis instan siap pakai karena sosis buatan saya sudah habis dan belum sempat untuk membuatnya kembali.


Nasi Goreng Sosis

Bahan :
2 buah wortel ukuran kecil, parut halus
4 siung bawang putih, iris tipis
3 siung bawang merah, iris tipis
2 buah sosis ayam, potong memanjang agak tipis
1 buah telur ayam
1/4 sdt garam
1/4 sdt lada
1/2 sdt kaldu bubuk
1/2 sdt saus tiram
1 piring nasi dingin
2 sdm minyak kanola

Cara membuat :
  1.  Panaskan minyak kanola dengan api sedang, masukkan bawang merah dan bawang putih secara bersamaan, hati-hati jangan sampai gosong karena bawang putih lebih cepat gosong daripada bawang merah.
  2. Setelah bawang layu masukkan telur dan aduk rata.
  3. Masukkan sosis, masak sampai sosis wangi dan tambahkan wortel, masak sampai wangi baru masukkan nasi dinginnya, aduk rata, beri garam, lada, kaldu bubuk dan saus tiram, aduk rata.
  4. Masak sampai nasi goreng tercampur rata dan agak kering serta mengeluarkan aroma nasi goreng yang wangi, jangan lupa dicicipi untuk mengoreksi rasa yang kurang.
  5. Angkat dan sajikan.
Video youtube https://youtu.be/LZdZnQEIzJo
Facebook : RaJa Kitchen

Selamat mencoba
Salam,
Penulis 😊

Selai Srikaya Gula Merah



Selamat siang semuanya, hmm.... kali ini saya mau membahas tentang selai kembali. Tapi selai srikaya kali ini saya menggunakan gula palem, ya atau gula merah. Kebetulan yang ada di dapur saya adalah gula palem, jadi saya gunakan gula palem. Rasanya legit dengan aroma yang khas hehe... Kalau yang menggunakan gula putih saja memang banyak di pasaran, nah yang kombinasi gula ini yang saya belum dapat di pasaran, jadi saya buat sendiri saja.

Baiklah kita langsung saja masuk ke dalam resepnya ya.


Selai Srikaya Gula Merah

Bahan :
250 ml santan kental
6 butir kuning telur
60 gram gula pasir putih
20 gram gula merah atau gula palem
Daun pandan beberapa helai dibuat simpulan

Cara membuat :
  1. Kocok kuning telur sampai rata, sisihkan.
  2. Siapkan panci isi dengan air dan masak sampai mendidih menggunakan api kecil, kemudian atasnya timpa dengan teflon (sistem double boiler).
  3. Masukkan santan ke dalam teflon, beri gula putih dan gula palem, aduk rata dan jangan lupa tambahkan daun pandan.
  4. Ambil beberapa sendok larutan santan masukkan ke dalam kocokkan kuning telur sambil diaduk rata,setelah rata masukkan semua kocokkan kuning telur ini ke dalam larutan santan.
  5. Aduk terus sampai larutan santan mengental dan menjadi selai.
  6. Angkat dan dinginkan.
  7. Sajikan bersama roti tawar.
Video youtube : https://youtu.be/ytsfJ4RYepU
Facebook : RaJa Kitchen

Selamat mencoba
Salam,
Penulis 😊

Crispy Chicken Fillets



Hai para pembaca, selamat siang. Hari ini saya ingin membagikan resep ayam goreng buatan saya kesukaan keluarga saya. Saya paling senang menggunakan fillet ayam karena teksturnya lebih lembut dari dada ayam dan memasaknya tidak membutuhkan waktu yang lama serta menghasilkan hasil olahan daging yang lembut dan empuk tidak sekeras bagian dada ayam. Kali ini saya menggunakan dua cara dalam melapisi fillet ayamnya, pertama tanpa telur kocok dan yang kedua menggunakan telur kocok. Hasilnya sama-sama enak, hanya saja yang menggunakan telur terasa lebih empuk lapisan kulitnya sedangkan yang tidak menggunakan telur kocok hasil kulitnya lebih crispy. Tepung bumbunya saya buat sendiri dengan campuran takaran sendiri. Baiklah mari kita mulai resepnya, silakan disimak 😊


Crispy Chicken Fillets

Bahan :
300 gram fillet ayam siap pakai
Minyak sayur
1 butir telur ayam, kocok rata

Bahan tepung (ayak jadi satu) :
3 cup tepung terigu
1 cup tepung maizena
1/4 sdt lada bubuk
1/2 sdt ketumbar bubuk
1/2 sdt bawang putih bubuk
1/2 sdt baking powder
Garam secukupnya (saya gunakan 1/4 sdt)
Gula secukupnya (saya gunakan 1/4 sdt)
1/2 sdt kaldu bubuk (jika suka)

Cara membuat :
  1. Cara pertama :Ambil 2 sdm tepung beri sedikit air mineral sambil diaduk sampai adonan rata (konsistensi adonan bisa dilihat di https://youtu.be/EEIeoR0t3qw ) kemudian lapisi fillet ayam dengan adonan tepung ini dan balur ke dalam tepung bisa menggunakan garpu sambil ditusuk-tusuk atau langsung menggunakan jari tangan kita sambil dicubit-cubit untuk menghasilkan kulit yang renyah nantinya, kemudian kembali celupkan ke dalam adonan basah dan balurkan kembali ke dalam tepung, diamkan dalam kulkas selama 10 menit sebelum digoreng.
  2. Cara kedua : lapisi fillet ayam dengan kocokan telur dan balur ke dalam tepung kemudian masukkan kembali ke dalam kocokan telur dan balur kembali ke dalam tepung sambil dicubit-cubit. Simpan dalam kulkas selama 10 menit.
  3. Panaskan minyak sayur dan gunakan api kecil, masukkan fillet ayam tadi, goreng sampai kuning keemasan, angkat dan tiriskan.
  4. Sajikan
Video youtube :  https://youtu.be/EEIeoR0t3qw
Facebook  : RaJa Kitchen

Semoga vermanfaat ya,
Salam,
Penulis 😊

Sausage Egg Roll



Anak saya yang pertama suka sama yang namanya telur dadar, apalagi juka diberi taburan keju parut. Nah kebetulan saya masih ada sosis buatan sendiri "broccoli chicken sausage" (bisa dilihat resepnya di blog ini dan videonya di https://youtu.be/jd7dbCLOaRg ) jadi saya membuat "sausage egg roll" ini untuk bekal sekolah anak saya. Cara membuatnya sangat gampang sehingga bisa menghemat waktu saya untuk mempersiapkan segala sesuai di pagi hari sehingga anak saya tidak terlambat berangkat ke sekolahnya.


Sausage Egg Roll

Bahan :
2 butir telur ayam
Garam secukupnya
Lada secukupnya
1 buah sosis ayam brokoli
Minyak sayur

Cara membuat :
  • Kocok telur bersama garam dan lada
  • Panaskan minyak sayur sedikit di dalam wajan, gunakan api kecil.
  • Masukkan sedikit kocokan telur ke dalam wajan, beri sosis di atasnya dan gulung perlahan, kemudian tuangi lagi kocokan telur di samping gulungan sosis tadi dan gulung kembali, ulangi sampai kocokan telurnya habis, gulung sambil ditekan perlahan.
  • Masak sampai kulit sosis gulung nya kuning keemasan, angkat dan langsung dibungkus menggunakan aluminium foil supaya sosis gulungnya menjadi lebih padat, dinginkan.
  • Keluarkan sosis gulung dari aluminium foilnya dan potong membulat, siap dihidanhkan.
  • Jika ingin ada aroma sosis gorengnya, setelah dipotong bisa ditata kembali di dalam wajan dengan sedikit saja minyak sayurnya, masak sampai agak kering, angkat dan sajikan. 
Video youtube : https://youtu.be/Kn3-wi8ioSw
Facebook : RaJa Kitchen
Semoga resep ini bermanfaat bagi sesama,
Salam,
Penulis 😊



Oatmeal Corn Nuggets



Hmm... kali ini saya akan menyajikan makanan kesukaan anak-anak saya "nugget" yang merupakan menu makanan modern (buat saya yang dari kampung ini hehe). Biasanya saya membuat nugget ayam, nugget udang, nugget tahu, nugget ikan maupun campuran  dari ayam-udang-tahu-ikan bahkan nugget tempe dan nugget kentang. Pemilihan bahan utamanya tergantung apa yang sedang ada dalam pikiran saya dan yang kebetulan ada di pasar dekat rumah.

Kenapa saya senang sekali berkreasi dengan nugget? Karena nugget adalah makanan yang paling gampang untuk dimasukkan berbagai macam bahan makanan seperti sayur mayur maupun lainnya yang mungkin sedang dihindari anak-anak saya dan cita rasanya bisa saya kreasikan supaya bisa menyamarkan "rasa" yang sedang "dihindari" anak-anak saya sehingga mereka tetap bisa makan dengan lahap tanpa mengetahui apa kandungan sayur mayur yang tersembunyi diantara bahan utama si nugget ini.

Lapisan luar dari nugget biasanya menggunakan tepung roti alias tepung panir dengan beragam jenisnya yang biasanya terbuat dari terigu sebagai bahan awalnya. Terigu diolah menjadi roti kemudian roti menjadi remah roti yang kemudian dikeringkan dengan oven dan dihaluskan menjadi tepung panir. Banyak sekali keragaman dari tepung panir dengan masing-masing proses penciptaannya tapi tidak akan saya bahas kali ini, tentang tepung panir akan saya bahas nanti saat saya menyajikan menu makanan dengan menggunakan tepung panir dilain kesempatan. Kali ini yang akan saya bahas adalah biji oat atau oatmeal, oatmeal yang saya gunakan dalam resep nugget saya kali ini.

Oat
Oats/haver (Latin : Avena Sativa) yang ada di pasaran beraneka ragam jenis dan bentuknya.  Biji utuh oat yang merupakan asal mula dari aneka ragam jenis oat ini akan mengalami proses penggilingan setelah panen. Jadi beberapa jenis oat ini dibedakan berdasarkan proses pengolahannya. Ada tiga jenis oat yang beredar luar di pasaran saat ini. Steel-cut oats, Rolled oats dan instant oats. Mari kita bahas satu persatu jenis-jenis oat ini.

Steel-cut Oats
Oat jenis ini adalah hasil olahan pertama yang dijadikan buliran kasar. Biji utuh oat akan dipotong kasar menjadi 2-3 bagian dengan menggunakan mesin potong baja (steel cutters). Jenis oat ini membutuhkan waktu yang cukup lama untuk pemasakan, memiliki bertekstur kenyal dan mempertahankan bentuk aslinya setelah dimasak. Oat jenis ini memiliki kandungan gizi lebih banyak daripada oats jenis lain.

Rolled Oats
Oat yang ini adalah oat yang diolah kembali dengan proses yang lebih panjang. Biji utuh oat akan mengalami proses pengukusan supaya mendapatkan tekstur yang lunak dan mudah dibentuk, untuk kemudian dipres hingga pipih menggunakan mesin penggilas (rollers). Sehingga produk akhirnya memiliki bentuk pipih dan tipis, bulat tak beraturan dan sedikit bertekstur. Jenis oat ini membutuhkan waktu pemasakan yang lebih singkat dibandingkan steel-cut oats, menyerap lebih banyak air dan juga masih mempertahankan bentuk aslinya setelah  dimasak. Jenis oat inilah yang sering digunakan untuk menghasilkan produk-produk oat lainnya seperti muesli, granola, susu oat, cereal bar, dan bubur oat.

Old-Fashioned Oats
Oats ini adalah nama lain dari rolled oats. Teksturnya masih kasar karena oat utuhnya. Kedua jenis oats ini sering digunakan dalam resep-resep makanan sehat. Biasanya oat jenis ini digunakan dalam resep yang ada instruksi penggunaan overnight oats(oats yang direndam semalaman). Biasanya overnight oats ini direndam dengan susu. Oats yang direndam dengan susu semalaman tanpa perlu dimasak dengan kompor akan membuatnya lebih mudah dicerna dan lebih banyak gizinya. Dalam perendaman tadi, toxin dan anti-nutrients akan diuraikan. Anti nutrients biasanya ada di semua produk gandum atau padi-padian. Anti nutriens ini bisa dengan cepat memblokade penyerapan mineral dalam usus, sehingga dapat menyebabkan kembungnya lambung bagi yang memiliki masalah pencernaan. Dengan pemrosesan seperti saat pembuatan overnight oats, yakni direndam dalam susu semalaman, maka nutrisi yang kita dapatkan jauh lebih banyak karena anti nutrients dan toxin-nya sudah terurai. Kalori yang didapat juga dua kali lipat dari pada mengkonsumsi oats yang dimasak.

Quick Oats
Di Indonesia, jenis oat inilah yang banyak beredar di pasaran. Oat jenis ini juga banyak digunakan dan dikonsumsi di sini. Quick oat adalah oat yang digiling dan ditipiskan. Jadi, bentuk dan tekturnya lebih tipis daripada rolled oat, apalagi steel-cut oat.

Instant Oat
Jenis ini merupakan tipe oat yang mengalami paling banyak langkah pemrosesan meliputi pencincangan biji oat, pengepresan, pemasakan awal, dan pengeringan kembali. Biasanya tipe oat ini telah mengalami penambahan garam bahkan beberapa merek juga menambahkan gula, perisa, dan fortifikasi vitamin mineral seperti vitamin A, zat besi serta kalsium.

Jadi dari berbagai macam oats yang kita bahas, yang manakah yang paling baik untuk kita? Kalau menurut saya semuanya baik, hanya saja pemilihan oats mana yg akan kita gunakan tinggal kita sesuaikan dengan kebutuhan kita. Biasanya pilihan terbaik ada di tengah-tengah yaitu pada Rolled Oats karena tidak membutuhkan waktu terlalu lama untuk proses memasakny, tidak gampang menjadi bubur  dan belum ada tambahan dari berbagai macam bahan lainnya seperti garam dan lain sebagainya.

Oats memiliki kadar serat yang sangat tinggi. Makanan yang kaya serat seperti oats ini mampu menurunkan kadar koleterol dan menyehatkan jantung karena mengandung senyawa lignan. Selain itu juga bisa meningkatkan kekebalan tubh terhadap infeksi, menyeimbangkan kadar gula darah dan baik untuk kesehatan pencernaan. Raw oats mengandung tiamin, zat besi, zinc, magnesium dan selenium.

Oats sangat baik bagi kesehatan kita, sudah banyak variasi resep masakan yang menggunakan biji oats ini dan sudah banyak juga digunakan sebagai pengganti tepung terigu dengan cara menghaluskan oats menjadi bentuk tepung sehingga bisa digunakan untuk membuat beraneka ragam kue dan masakan lainnya.

Di sini saya mengganti tepung roti dengan oats untuk melapisi nuggets buatan saya. Ternyata hasilnya sangat renyah dan gurih tidak kalah enak dengan tepung roti malah menurut saya rasanya lebih enak dan anak-anak juga sangat menyukainya. Berikut resep dari nuggets ini silakan dicoba.


Oatmeal Corn Nuggets

Bahan :
1 buah jagung manis kecil, sisir
1 butir putih telur
1 buah wortel ukuran sedang, parut halus
2 siung bawang putih
250 gram fillet ayam potong kotak kecil
1 sdm air parutan jahe
1/4 sdt lada
1/4 sdt gula
1/2 sdt garam
1/4 sdt kaldu ayam bubuk (jika suka)
1 sdm minyak wijen
1 sdm tepung maizena

Bahan pelapis :
2 butir putih telur, kocok rata
1 mangkuk oatmeal campur dengan sedikit garam

Cara membuat :
  1.  Proses semua bahan menjadi satu sampai adonan tercampur rata dan lembut.
  2. Masukkan adonan ke dalam loyang beralas aluminium foil.
  3. Kukus dalam panci kukusan yang sudah dipanasi dahulu selama 30 menit, angkat dan dinginkan.
  4. Potong-potong nuggets sesuai selera.
  5. Lapisi nuggets dengan telur kocok dan balur ke dalam oatmeal, kemudian celupkan kembali ke dalam telur kocok dan balurkan kembali ke dalam oatmeal sampai nugget terlapisi dengan sempurna.
  6. Simpan dalam kulkas selama 15 menit.
  7. Goreng dalam minyak panas dengan api sedang, goreng sampai warna nuggets kuning keemasan, angkat dan tiriskan.
  8. Bisa ditaburi dengan cincangan daun seledri.
  9. Sajikan 
Video youtube : https://youtu.be/79N99cik0u4
Facebook : RaJa Kitchen

Semoga berguna buat sesama ya resepnya,
Salam,
Penulis 😊

Jumat, 02 Maret 2018

Bakwan Jagung Mini ( Gluten Free )




Hipersensitivitas gluten

Gluten adalah senyawa yang biasanya terdapat pada tepung terigu sehingga secara tidak langsung dibedakan dengan tepung lainnya. Gluten ini bersifat kenyal dan elastis dan biasanya sangat berguna untuk membentuk adonan roti misalnya, sehingga menghasilkan lapisan roti yang lembut dan mengembang sempurna. Pada adonan mie juga gluten ini sangat berpengaruh untuk menciptakan mie yang kenyal dan halus. Karena tekstur gluten ini kenyal bahkan kadang terasa seperti kekenyalan yang terdapat pada daging, biasanya gluten ini dimanfaatkan dalam pembuatan adonan daging tiruan untuk para vegetarian. Pada makanan vegetarian, pengganti daging ini biasanya diolah dari hasil pati terigu diuleni sampai kalis sampai adonan tidak robek saat direntangkan tipis diantara kedua tangan sehingga saat diolah menghasilkan "daging-dagingan" yang kenyal dan empuk.

Makin tinggi kandungan gluten pada tepung terigu menunjukkan makin tingginya kadar protein yang terkandung di dalam tepung terigu ini. Sebenarnya aman-aman saja bagi tubuh kita dalam mengkonsumsi gluten ini selama dalam porsi dan takaran yang wajar. Tapi tidak semua individu bisa mengkonsumsi produk-produk makanan yang mengandung gluten ini, bisanya pada individu dengan profil medis hipersensitifitas gluten. Apa itu hipersensitifitas gluten? Hipersensiitivitas gluten ini bisa sampai pada tingkat intoleran gluten. Reaksi hipersensitivitas tubuh manusia adalah keadaan dimana tubuh mengeluarkan reaksi alergi terhadap benda asing apapun dalam tubuh didasari pada sistem kekebalan tubuh seseorang yang terpapar alergen tertentu sehingga memicu tubuh mengeluarkan histamin sebagai reaksi alergi terhadap komponen alergen tersebut.

Pada keadaan normal, mekanisme pertahanan tubuh baik humoral maupun selular tergantung pada aktivasi sel B dan sel T. Aktivasi berlebihan oleh antigen atau gangguan mekanisme ini, akan menimbulkan suatu keadaan imunopatologik yang disebut reaksi hipersensitivitas. Histamin dibentuk dari asam amino histidin dengan perantaraan enzim histidin dekarboksilase. Setelah dibebaskan, histamin dengan cepat dipecah secara enzimatik serta berada dalam jumlah kecil dalam cairan jaringan dan plasma. Kadar normal dalam plasma adalah kurang dari 1 ng/μL akan tetapi dapat meningkat sampai 1-2 ng/μL setelah uji provokasi dengan alergen. Gejala yang timbul akibat histamin dapat terjadi dalam beberapa menit berupa rangsangan terhadap reseptor saraf iritan, kontraksi otot polos, serta peningkatan permeabilitas vaskular.

Manifestasi klinis pada berbagai organ tubuh bervariasi. Pada hidung timbul rasa gatal, hipersekresi dan tersumbat. Histamin yang diberikan secara inhalasi dapat menimbulkan kontraksi otot polos bronkus yang menyebabkan bronkokonstriksi. Gejala kulit adalah reaksi gatal berupa wheal and flare, dan pada saluran cerna adalah hipersekresi asam lambung, kejang usus, dan diare. Histamin mempunyai peran kecil pada asma, karena itu antihistamin hanya dapat mencegah sebagian gejala alergi pada mata, hidung dan kulit, tetapi tidak pada bronkus.

Kadar histamin yang meninggi dalam plasma dapat menimbulkan gejala sistemik berat (anafilaksis). Histamin mempunyai peranan penting pada reaksi fase awal setelah kontak dengan alergen (terutama pada mata, hidung dan kulit). Pada reaksi fase lambat, histamin membantu timbulnya reaksi inflamasi dengan cara memudahkan migrasi imunoglobulin dan sel peradangan ke jaringan. Fungsi ini mungkin bermanfaat pada keadaan infeksi. Fungsi histamin dalam keadaan normal saat ini belum banyak diketahui kecuali fungsi pada sekresi lambung. Diduga histamin mempunyai peran dalam regulasi tonus mikrovaskular. Melalui reseptor H2 diperkirakan histamin juga mempunyai efek modulasi respons beberapa sel termasuk limfosit.

Reaksi hipersensitivitas (sistem kekebalan tubuh menganggap gluten sebagai benda asing yang dianggap berbahaya) yang memicu pelepasan histamin sehingga menimbulkan alergi terhadap gluten yang disebabkan oleh reaksi antibodi IgE. Sehingga muncul alergi sederhana dengan gejala: gatal, mata berair, batuk, ruam kulit, pilek, atau diare. Gejala ini terjadi segera sampai beberapa jam setelah mengkonsumsi atau menghirup tepung yang mengandung gluten. Reaksi alergi juga bisa berupa serangan asma (baker’s asthma) akibat menghirup tepung yang mengandung gluten seperti tepung terigu. Satu-satunya cara mengatasi alergi gluten adalah dengan menjauhi semua makanan yang mengandung gluten, terutama tepung terigu.

Pada gluten intolerance terjadi reaksi antibodi IgA dan IgG, di mana orang tersebut tidak dapat mentoleransi makanan apapun yang mengandung gluten. Hal ini berhubungan pula dengan sistem imun, namun terjadi lebih parah karena terjadi reaksi autoimun yang mengakibatkan kerusakan pada rambut-rambut halus (villi) di dinding usus. Padahal vlli ini penting dalam fungsi penyerapan bahan makanan. Bila rusak, maka akan membuat penderitanya tidak dapat menyerap bahan makanan dengan baik dan menyebabkan terganggunya penyerapan berbagai nutrisi penting, seperti zat besi, asam folat, kalsium, dan vitamin larut lemak, dan timbul gejala-gejala seperti diare yang umum dikenal sebagai coeliac disease.

Celiac Disease adalah penyakit yang mengganggu saluran pencernaan sehingga tak bisa menyerap nutrisi secara baik. Penderita celiac disease tak bisa mengkonsumsi segala bentuk protein yang berasal dari gluten, yang banyak di temukan dalam gandum, roti, dan tepung. Orang yang terkena celiac disease juga berkaitan erat dengan penyakit osteoporosis, kekurangan vitamin, anemia, dll. Hal ini disebabkan karena proses penyerapan kalsium dan juga nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh yang tak sempurna. Karena dinding usus nya rusak sehingga tak mampu bekerja sebagaimana mestinya. Nah, untuk mengatasinya sebaiknya kenali dulu sejak dini gejalanya.

Celiac Disease atau Intolerir terhadap Gluten
Kenali gejalanya dari awal, apakah memang benar-benar celiac disease atau hanya sekedar alergi terhadap makanan yang mengandung gluten atau dikenal dengan istilah ‘gluten intolerance’. Celiac Disease memiliki gejala awal seperti diare, sembelit, menurunnya berat badan yang terus menerus, dan juga gas buang yang berlebihan. Sedangkan penderita yang alergi terhadap gluten akan merasa lebih baik saat sajian makanannya tidak mengandung gluten. Hanya saat memakan gluten saja mulai berekasi seperti diare ataupun konstipasi.

Hindari Gluten
Penderita celiac disease, sebaiknya menghindari untuk semua makanan yang mengandung gluten seperti gandum, roti, dan makanan olahan dari tepung. Hindari makanan seperti pasta, sereal, biji-bijian, kecuali di kemasan sudah dicantumkan ‘gluten free’. Tapi masih masih bisa mengkonsumsi makanan yang lainnya yang tidak mengandung tepung. Seperti makanan yang terbuat dari kentang, kedelai, beras, tepung kacang, dan lain-lain. Dan tentu saja daging, ikan, beras dan buah-buahan dan sayuran tidak mengandung gluten. Penderita celiac disease aman mengkonsumsi ubi kayu atau singkong, jagung, tepung tapioka, kentang, beras, kacang-kacangan dan juga umbi-umbian.




Namun perlu diingat bahwa tidak banyak orang yang menderita penyakit ini, ada baiknya dilakukan pemeriksaan darah untuk menentukan apakah seseorang benar mempunyai diagnosa ini. Karena bagi individu yang tidak ada masalah dengan gluten ada baiknya tidak menghindari makanan yang mengandung gluten karena didalamnya juga mengandung banyak zat baik yang dibutuhkan tubuh seperti serat, asam folat, vitamin B dan zat besi.




Bakwan Jagung Gluten Free


Nah sekarang saya mau kembali kepada topik yang sebenarnya, yaitu membahas tentang masakan yang saya ciptakan pada episode kali ini. Bakwan jagung gluten free, ada bebas glutennya, kenapa? Padahal saya bukan termasuk salah satu individu yang diberi cap oleh dokter sebagai penyandang celiac disease ataupun hipersensitivitas gluten. Saya pertama kali mengkreasikan makanan bebas gluten adalah saat saya habis melahirkan anak ke-2 saya yang kebetulan memiliki tingkat alergi yang sangat tinggi. Intinya anak saya alergi terhadap hampir semua jenis makanan yang mengandung protein tinggi dan hanya bisa mengkonsumsi buah-buahan, sayur mayur, kacang-kacangan dan daging sapi, selain itu tidak bisa. Lho anak saya kan baru lahir, apakah sudah diberi makan? Padahal belum usianya untuk mendapatkan makanan tambahan selain asi. Jadi begini, apapun yang saya makan, yaitu makanan selain 4 macam yang saya sebut tadi, kemudian saya susukan ke bayi saya dan saat itu juga bayi saya menunjukkan reaksi alergi kulit tubuhnya memerah bentol-bentol bahkan sampai ke kulit kepalanya kemudian diare terus menerus. Ya, bayi saya menunjukkan reaksi alergi terhadap makanan yang saya konsumsi lewat ASI yang dia hisap. Jadi selama saya menyusui (sampai bayi saya berusia satu tahun dan kadar alerginya mulai menurun) saya berusaha untuk tidak mengkonsumsi segala jenis makanan alergen ini termasuk gluten. Jadilah saya berkreasi dengan makanan bebas gluten ini dan salah satunya adalah resep bakwan jagung ini. Rasanya memang tidak seempuk bakwan jagung biasa yang menggunakan tepung terigu, tapi juga tidak kalah enak di lidah. Bagi yang ingin mencoba membuatnya bisa mencoba resep buatan saya ini. Tapi resep yang ini sudah saya modifikasi dari resep pertama saya yang tanpa telur juga, kali ini saya tambahkan telur.

Bakwan Jagung Gluten Free

Bahan :
2 buah jagung manis, sisir
3 batang daun bawang seledri, iris halus
1 buah wortel, parut halus
4 siung bawang merah
2 siung bawang putih
1 butir telur ayam
Garam secukupnya
Lada secukupnya
Kaldu bubuk secukupnya (bagi yang suka, jika tidak suka bisa dihilangkan)
3 cup tepung kentang
1/2 cup tepung maizena
Air mineral secukupnya

Cara membuat :
  1. Bagi jagung menjadi dua bagian, setengah diblender bersama bahan lainnya dan sisanya disisihkan untuk dicampur kembali ke dalam adonan yang diblender.
  2. Blender setengah bagian jagung manis dengan wortel, bawang merah, bawang putih dan telur ayam, blender sampai halus.
  3. Campurkan tepung dengan hasil yang diblender tadi dan diaduk rata.
  4. Tambahkan sisa jagung yang tidak diblender tadi dan beri garam serta lada kemudian diaduk sampai rata.
  5. Beri air mineral secukupnya kira-kira 200-250 ml, jangan terlalu banyak air. Hasilkan adonan yang tidak lembek supaya nanti saat digoreng adonan bakwannya tidak hancur karena menggunakan tepung kentang yang gampang menyatu dengan minyak, jadi jangan terlalu banyak diberi air mineral.
  6. Setelah tercampur rata simpan adonan di dalam kulkas selama 30 menit.
  7. Panaskan minyak sayur dengan api sedang goreng adonan bakwan yang dimasukkan ke dalam minyak dengan cara disendokin satu persatu, goreng sampai berwarna kuning keemasan dan matang.
  8. Angkat dan tiriskan.
  9. Siap disajikan.

Video youtube :
https://youtu.be/LEhQP8aVmTU
Facebook : RaJa Kitchen

Semoga bermanfaat bagi kita semua.
Salam,
Penulis 😊

Broccoli Chicken Sausage



Brokoli adalah keluarga kubis-kubisan yang bentuknya seperti bunga kol tapi bukan berwarna putih melainkan hijau. Brokoli ( Brassica oleracea L. Kelompok Italica ) biasanya dimasak dengan cara dikukus, rebus, goreng dan tumis. Akan lebih baik diolah dengan cara dikukus supaya kandungan gizinya tidak terlalu banyak terbuang. Brokoli mengandung asam folat, vitamin C, vitamin A, vitamin E, vitamin B6, serat makanan yang banyak, senyawa glukorafanin ( bentuk alami dari senyawa antikanker sulforafana ) dan senyawa isitiosianat sebagai sulforafana antikanker, selain itu juga mengandung vitamin K dan kalsium serta magnesium dan kalium yang lumayan tinggi. Dilihat dari semua kandungan yang terdapat di dalam brokoli ini tidak dapat terelakkan lagi begitu banyak manfaatnya bagi kesehatan kita.

Brokoli bermanfaat untuk tubuh misalnya dengan kandungan serat yang tinggi baik untuk sistem pencernaan & program diet penurunan berat badan. Dari kandungan vitamin yang ada, bisa membantu pemeliharaan kesehatan mata, stamina, kulit dan sumber kalsium bagi tubuh. Selain itu dengan adanya beberapa senyawa yang terkandung di dalamnya mampu membantu kita dalam pencegahan terhadap kanker dan secara tidak langsung membantu menjaga kesehatan pembuluh darah sehingga menghindari kita dari penyakit kardiovaskuler seperti darah tinggi, stroke dan jantung.

Melihat begitu banyak manfaat yang terkandung dalam brokoli ini, disarankan kita mengkonsumsinya dengan cara pengolahan yang benar agar kandungan vitamin dan kandungan gizi lainnya tidak banyak terbuang pada saat pengolahan makanannya.Salah satu contohnya jika direbus dalam waktu lama akan membuang 50% kandungan asam folat di dalamnya, disarankan untuk tidak merebusnya lebih dari 5 menit lamanya.

Cita rasa yang disuguhkan brokoli ini lumayan unik, seperti ada rasa manis dan pahit bercampur menjadi satu diikuti dengan aroma sedikit amis logam karena adanya kandungan magnesium di dalamnya. Tidak semua orang menyukai rasa yang disuguhkan brokoli ini terutama anak-anak yang kadang terkenal dengan aksi GTM alias Gerakan Tutup Mulut atau mogok makannya yang biasanya dikarenakan hobi "pilih-pilih" jenis makanan yang ternyata tidak sesuai dengan keinginan mereka. Salah satu contohnya adalah anak saya sendiri, dulu dia makan apa saja yang saya sajikan termasuk brokoli, tapi saya tidak tahu alasannya mengapa tiba-tiba suatu saat dia mogok makan "brokoli" dan jika dimakan malah dimuntahkan kembali olehnya, saat ditanya mengapa dia berbuat demikian saya hanya mendapatkan jawaban yang singkat "tidak enak, afael ga mau yang gwin-gwin" hmm.. sungguh sangat tidak menyenangkan jika seperti ini. Saya harus memutar otak dengan keras bagaimana caranya supaya dia kembali menyukai si brokoli ini mengingat banyaknya kandunguan gizi dan lain-lain yang ada di dalam brokoli. Kebetulan anak saya suka sekali dengan yang namanya sosis, sosis yang instan tinggal diolah lebih lanjut dan tidak membuang waktu dalam proses pengolahannya tapi tentu saja ada kandungan pengawet makanan dan pengenyal sosisnya yang tidak begitu sehat bagi anak-anak jika dikonsumsi terus menerus. Akhirnya saya memutuskan untuk bereksperimen di dapur sekaligus belajar memasak seperti biasanya demi anak-anak saya tentunya. Saya mengkombinasikan si brokoli ini dengan sosis, ya sosis, sosis buatan sendiri tanpa pengawet dan pengenyal sosis. Terciptalah "Broccoli Chicken Sausage" ini buat anak-anak saya dan puji Tuhan mereka menyukainya.

Broccoli Chicken Sausage ini walaupun tanpa pengawet, bisa disimpan cukup lama di kulkas khususnya di freezer selama 2 bulan lamanya, untuk persediaan lauk "fast food" tinggal goreng atau tinggal diolah lebih lanjut misalnya dibuat campuran sup dan makanan lainnya. Jadilah ini sebagai salah satu menu andalan favorite saya untuk anak-anak saya apalagi saat pagi hari mempersiapkan bekal sekolah anak, saya tidak perlu lama menghabiskan waktu di dapur lagi jika ada persediaan makanan ini.


BROCCOLI CHICKEN SAUSAGE

Bahan :
1 mangkuk brokoli segar
250 gram dada ayam
1 butir putih telur
4 siung bawang merah
2 siung bawang putih
3 buah/cube es batu
1/2 sdt ketumbar (bisa menggunakan yang bubuk jika ada)
Garam secukupnya (perkiraan 1/4 sdt)
Lada secukupnya (perkiraan 1/4 sdt) bagi yang senang aroma lada bisa ditambahkan sesuai selera
Kaldu bubuk secukupnya (perkiraan 3/4 sdt) jika tidak mau terlalu asin bisa dikurangi sesuai selera
1 sdm tepung maizena
1 sdm minyak wijen

Cara Membuat :
  1.  Campur semua bahan (kecuali tepung maizena dan minyak wijen) jadi satu dan dihaluskan di dalam food processor.
  2. Setelah setengah halus, masukkan minyak wijen dan tepung maizena, proses kembali sampai benar-benar lembut dan tercampur rata.
  3. Kemudian bungkus setengah adonan sosis menggunakan aluminium foil, bungkus memanjang membentuk bentuk sosis, gulung perlahan dan hati-hati. Ulangi sekali lagi untuk sisa adonan sosisnya.
  4. Panaskan panci pengukus, masukkan sosisnya dan kukus selama 30 menit, angkat dan dinginkan kemudian lepaskan dari bungkusannya.
  5. Sosis telah siap disimpan untuk persediaan makanan jangka panjang atau langsung dimakan saat itu juga setelah dikukus, bisa juga digoreng atau diolah lebih lanjut.
  6. Sosis goreng : Potong sosis sesuai selera, goreng di minyak panas dengan api sedang sampai berwarna kuning keemasan, angkat dan tiriskan.
Video Youtube :  https://youtu.be/jd7dbCLOaRg
Facebook : RaJa Kitchen
Inilah resep hasil eksperimen saya, jika ada yang ingin mencoba membuatnya saya persilakan 😊
Semoga tulisan saya kali ini bermanfaat bagi para pembaca, terimakasih 😊
Salam,
Penulis 😊



Semur Tahu dan Telur

Sabtu, 24 Maret 2018 Semur Tahu dan Telur Semur Tahu dan Telur Bahan : 2 potong tahu putih potong sesuai selera 100 gram dada ayam p...